Daerah

Warga Bukik Batabuah Kab Agam Keluhkan Belum Adanya kepastian dan Penangangan Dari Pemkab Pasca Galodo.


Candung, PortalJurnalis.com

Kejadian galodo yang terjadi beberapa waktu lalu, Jumat 5April 2024 masih belum bisa dilupakan warga bukik batabuah Kabupaten Agam karena kejadiannya begitu cepat dan tiba tiba, sehingga menghancurkan apa saja yang dilewati air lahar dingin yang kita kenal dengan galodo.

Ditambah lagi dengan curah hujan yang tinggi, beberapa hari yang lalu, warga kembali di kejutkan oleh bunyi Gludukan batu yang di bawa Air yang tiba tiba kembali besar Hampir kembali meluap seperti tgl 5 Awal.


Masyarakat bersama Pemerintah Nagari mengambil Tindakan gotong royong, menantang resiko dengan turun ke aliran sungai bekas jembatan, karna debit air yang meningkat, dengan cara mengikat badan pakai tali, warga turun membersihkan sampah kayu yang tersangkut pada dua tiang penyanggah jembatan, walaupun resikonya sangat tinggi.

Setelah mendapat laporan dan keluhan warga, awak portal juga mengkonfirmasi langsung pada Walinagari Bukit Batabuah via telpon, Inyiak Wali Firdaus mengatakan,” Apa yang dikeluhkan warga itu benar adanya dan terbukti, banyak sekali WA dan Telpon yang masuk mengenai keluhan warga terhadap penanganan lahan pertanian dan tempat usaha, tidak satu pun permintaan warga yang terpenuhi dan tidak ada kepastian Seperti Apa penanganan lebih lanjut.

Besar harapan warga ,”Pemerintah Kabupaten Agam, khususnya dinas yang terkait, bisa Memberikan kejelasannya, Selain itu Hal yang paling Mendesak sekali, dua tiang penyanggah jembatan yang menjadi penyebab Utama Banjir, yang berdampak 72 Rumah, 82 KK, 270 Jiwa dan lahan pertanian.
sebaiknya jembatan segera di Bongkar, Sementara bisa di ganti dengan jembatan Belly, hingga pada saat debit air naik tidak terjadi penyumbatan dan segera memberikan perhatian dan tanggap dengan permasalahan yang terjadi pada masyarakat yang terdampak galodo, ucap warga.

Baca Juga  Khatam Al-Qur'an TPQ IPPB Biaro Yang ke 38 Tahun 2022

Semoga masyarakat yang terdampak, baik lahan pertanian ataupun bangunan mereka yang rusak ,selalu diberikan kesabaran, kesehatan dan mampu bangkit untuk membenahi kerusakan ini, dan sangat butuh perhatian yang lebih dari Pemda Kabupaten Agam, (oki/Red)